Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Dalam Makalah Pendidikan

Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Dalam Makalah Pendidikan –¬†Pembahsan kali ini menjelaskan penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam makalah pendidikan. Kami percaya bahwa ketika situasi kotak teka teki itu amat bervariasi seperti dalam kotak thorndike dengan alat putaran gantung, maka kucing perlu melakukan banyak perulangan gerakan melepaskan diri yang disesuaikan dengan perbedaan spesifik dalam situasi. Dengan kata lain kucing membangun keterampilan bukan stereotip. Tetapi, keahlian terdiri dari banyak kebiasaan spesifik. Reduksi waktu gradual yang dilaporkan oleh Thorndike adalah konsekuensi dari variasi situasi yang dihadapi kucing. Apa yang menggantikan kekuatan dalam teori Guthrie ?

Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Dalam Makalah Pendidikan

Dalam makalah ini terdapat kalimat langsung dan tidak langsung yang disusun dengan rapi dan sesuai dengan aturan yang ada. Pada poin ini Guthrie menggunakan isu yang digunakan Thorndike yang menjadikan revisi hukum efek sebagai dasar teorinya. Menurut Thorndike, ketika satu respons menimbulkan keadaan yang memuaskan, probabilitas terulangnya resons akan meningkat. Guthrie menganggap hukum efek adalah tidak dibutuhkan. Menurut Guthrie, reinforcement (penguatan) hanyalah aransemen mekanis, yang dianggapnya dapat dijelaskan dengan hukum belajarnya. Menurut Guthrie, penguatan mengubah kondisi yang menstimulsi dan karenanya mencegah terjadinya non learning.

Guthrie dan horton (1946) secara cermat mengamati sekitar delapan ratus kali tindak melepaskan diri dari kotak teka teki yang dilakukan kucing. Observasi ini dilaporkan dalam buku berjudul Cats in a Puzzle Box. Kotak yang mereka pakai sama dengan kotak yangdipakai Thorndike dalam meakukan eksperimen. Guthrie dan Hortin menggunakan banyak kucing sebagai subjek percobaan tetapi mereka melihat setiap kucing belajar keluar dari kotak dengan cara sendiri-sendiri dan berbeda-beda. Respons khusus yang dipelajari oleh hewan tertentu adalah respons yang dilakukan hewan sebelum kelur dri kotak. Karena respons ini cenderung diulang lagi saat kucing diletakan di kotak di waktu yang lain, maka dinamakan Stereotyped Behavior (perilaku stereotip). Penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung bersifat melengkapi.

Misalnya, kucing A akan menekan tuas dengan pantatnya, Kucing B kepalanya dan Kucing C dengan cakarnya. Guthrie mengatakan bahwa dalam masing masing kasus, terbukanya pintu kotak merupakan perubahan yang mendadak dalam kondisi yang menstimulasi. Dengan mengubah kondisi yang menstimulasi, respons menggerakan tuas dengan pantan, misalnya, tidak akan dilupakan. Hal terakhir yang dilakukan hewan sebelu pintu terbuka adalah mendorong tuas dengan pantat, dan karena ia mendorong dengan pantat itulah kondisi yang menstimulasi berubah. Sekian penjelasan mengenai kalimat langsung dan tidak langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *