Contoh Teks Anekdot Lucu Tentang Hewan Ternak

Contoh Teks Anekdot Lucu Tentang Hewan Ternak – Kali ini saya akan membagikan contoh teks anekdot lucu tentang hewan ternak. Proses terjadinya penyakit DA belum diketahui secara pasti. Dalam praktek diketahui bahwa 90% kejadian DA mempunyai kaitan dengan proses kelahiran. Pada saat hewan sedang bunting sarat rahim mengembang dan mendesak organ-organ pencernaan ke arah muka, serta agak mengangkat rumen sedemikian hingga posisi abomasum jadi terdesak ke muka di sebelah bawah atau ventral dari rumen. Pada saat kelahiran, karena kosongnya rongga yang semula ditempati rahim dengan janinnya secara tiba-tiba, rumen yang penuh dengan ingesta akan menindih abomasum yang terdapat dibawahnya. Dengan demikian terjadilah keadaan abomasum yang tergencet dan tergeser dari tempat aslinya (Subronto, 2003).

Contoh Teks Anekdot Lucu Tentang Hewan Ternak

Untuk contoh teks anekdot lucu ini dibuat dengan berdasar pada struktur dan kaidah teksnya. Gambar 2.2. Posisi Abomasum, kiri: normal, kanan: dysplasia. Kejadian penyakit paling banyak dilaporkan pada sapi perah yang dipelihara di kandang dalam jangka waktu yang panjang, dengan makanan penguat (konsentrat) biji-bijian yang jumlahnya berlebihan. Praktek tersebut banyak dilakukan oleh para peternak dengan maksud untuk meningkatkan produksi susu sapi-sapi yang dipelihara (Subronto, 2003).

Dilaporkan bahwa kejadian LDA jantan juga dialami dengan kasus sebesar 1 dari 78 ekor sampel ternak yang terkena LDA (Ide dan Henry, 1964). LDA juga dapat terjadi pada pedet. Menrut penelitian Oman, et al. (2016) menyebutkan bahwa LDA terjadi pada pedet dibawah umur 6 bulan dengan tingkat kejadian 4 dari 146 ekor pedet (2,7%). Secara keseluruhan terdapat banyak variasi yang menyertai kasus-kasus LDA, dalam beberapa laporan tahunan terdapat kasus 25 – 30 dari 1000 sapi, namun dalam keterangan lain dilaporkan 4 – 6 kasus dari 1000 sapi (Andrews, et al. 2004). Inilah contoh teks anekdot lucu.

Zerkel dan Shanks (2006) menyebutkan bahwa sekitar 4% dari semua kawanan sapi yang disurvei untuk pengamatan LDA, 30% dari responden memiliki persentase DA lebih dari 5%. Dalam studi ini 79% dari perpindahan abomasum ke sebelah kiri (LDA) dan 21% ke sebelah kanan (RDA). 6% dari sapi perah dalam survei ini telah kembali terjadi DA. Jenis sapi FH cenderung lebih mudah mengalami LDA. Kejadian LDA lebih sering terjadi pada sapi dewasa setelah melahirkan dan pada pedet yang mulai disapih. 80% kasus terjadi pada tiga minggu pertama laktasi (Dairy Herd Health & Productivity Service, 2011). Demikianlah contoh teks anekdot lucu yang dapat saya bagikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *