Bermain Engklek, Melatih Keseimbangan Tubuh dan Kedisiplinan

Bermain Engklek, Melatih Keseimbangan Tubuh dan Kedisiplinan ini merupakan informasi tentang permainan tradisional anak. Salah satunya orang penduduk menyebutnya engklek. Permainan ini awalnya cukup populer dikalangan anak-anak sebelum datangnya era modernisasi berupa listrik dan yang lainnya. Permainan ini biasanya dilakukan di halaman rumah yang tanahnya rata.

Untuk Bermain Engklek bisa membuatnya dengan menggaris, halaman rumah, dengan kapur, arang. Dibuat kotak-kotak memanjang dan menyamping dan lebih lagi seperti lingkaran bundar yang disebut gunungan. Bentuknya tergantung lokasi yang untuk permainan bisa panjang bisa pendek.

Permainan yang sudah jarang dilakukan anak-anak ini bisa dimainkan 2 – 4 orang. Mereka biasanya mengundi nomor urut dengan jas. Setelah nomor urut masing-masing pemain mengambil gacu berupa potongan genting untuk alat permainan. Mungkin menurut Anda permainan satu ini kurang asik untuk di mainkan, sehingga Anda memutuskan untuk ingin mengganti permainan lain. Coba mainakan bisabet yang dijamin asik untuk Anda mainkan.

Pemain pertama melemparkan gacu menuju ke salah satu kotak yang dituju. Setelah gacu dijatuhkan pemainpun mengambil gacu dengan cara engklek yaitu berjalan dengan satu kaki melewati kotak-kotak yang telah dibuat tadi. Jika tidak jatuh gacu itu uterus dijatuhkan sampai dengan kotak paling jauh. Jika pemain mengambil gacu dengan cara engklek terjatuh maka giliran pemain lain untuk melaksanakan urutan permainan. Begitu seterusnya silih berganti. Pemain yang suka menang adalah pemain yang pertama kali digunakan untuk tugas yang paling jauh.

Sebarang sekali ini menjadi nilai filosofi yang tinggi. Diantaranya adalah rasa kebersamaan antar teman. Melatih disiplin dengan cara mengikuti antrian game dengan baik. Dari segi olah raga game ini melatih anak-anak agar memiliki keseimbangan tubuh yang baik dan juga membidik tempat.

Namun sayang seiring dengan perkembangan jaman permainan engklek ini sudah jarang dikeluarkan oleh anak-anak. Mereka lebih suka bermain di dalam rumah misalnya play station dan juga permainan modern lainnya. Ataupun jika keluar rumah mereka bekerja dilapangan yang mengeluarkan biaya banyak seperti sepatu roda, dan sejenisnya.

Bermain Engklek ini harus bisa kembali di kenal anak-anak jaman sekarang perlu ada sosialisasi pada anak-anak. Terutama di sekolah-sekolah untuk dikenalkan kembali permainan tradisional yang kini telah dilupakan orang. Mengingat permainan ini penuh dengan karakter dan filosofi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *