Pangandaran Dipilih sebagai Model Pengembangan Program Oleh DMO oleh Kemenbudpar

Pangandaran Dipilih sebagai Model Pengembangan Program Oleh DMO oleh Kemenbudpar

Berita Pangandaran – Kementrian kebudayaan serta Pariwisata menunjukan komitmennya pasca penendatanganan adopsi “Rencana Pengelolaan Pariwisata” November 2009. “Kami mencoba Konsisten”, demikian dituturkan Bapak Firmansyah Rahim, Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Kementrian Kebudayaan serta Pariwisata. Semangat serta Komitmen kebersamaan yang ditunjukan oleh masyarakat Pangandaran buat melaksanakan pergantian pengelolaan Pariwisata ke arah yang lebih baik sesegera mungkin di dukung sepenuhnya oleh Pemeritah, diantaranya Pemerintah area serta Provinsi.

Sistem perencanaan partisifatif yang dilaksanakan di Pangandaran sudah menginspirasi pengembangan program Tata Kelola Destinasi Pariwisata, yang dikatakan sebagai program DMO (Destination Manaement Organization/Organisasi Pengelola Destinasi). Di tahun 2011 ini, sudah terpilih 15 destinasi di Indonesia, serta Pangandaran salah satu model bagi pengembangan destinasi lainnya.

Ary Suhandi, direktur Indecon mengatakan jikalau pencapaian ini ialah buah dari kerja keras. masyarakat Pangandaran. seluruh Pihak membagikankontribusinya secara baik. Perencanaan dilaksanakan bersama – setara serta diakomodir oleh pihak Pemerintah. ” Kami berkeinginan langkah ini di dukung serta dilanjutkan oleh pemerintah di status Kabupaten serta Provinsi”, lanjutnya lagi. Poinnya kita sesegera mungkin menghargai sistem yang sudah dilalui masyarakat Pangandaran. meskipun kita belum sepenuhnya menatap result pergantian di status lapangan, tapi komitmen masyarakat buat berubah merupakan sesuatu modal awal yang besar. ” aku percaya jikalau Masyarakat Pangandaran akan dapat melalui tantangan di dalam sistem pengembangan tata kelola destinasi Pariwisatanya”, Ary Suhandi Menekankan.

Seluruh pihak sesegera mungkin menyadari, jikalau ini ialah buat kepentingan seluruh masyarakat, sehingga ego intuisi sesegera mungkin dapatdiminimalkan. Peran masrayakat melewati Komite DMO sesegera mungkin dominan. Indecon serta Kementrian Kebudayaan serta Pariwisata danPemerintah dan pemerintah area Kabupaten Pangandaran akan menjadi fasilitator. Komite sesegera mungkin dapat merumuskan pranata kelembagaan yang , dikata sesuai dengan karakterisik Pangandaran sedangkan TMP akan dijadikan basis pengembangan programnya. Program DMO Kemenbudpar akan memfasilitasi sistem kelembagaan, pertumbuhan kapasitas sumberdaya manusia di bidang Pariwisata, pengembangan produk wisata, memaksapengembangan usaha kecil dan promosi pariwisata. asa besarnya ialah destinasi pariwisata Pangandaran bisa terkelola lebih baik serta kenyamanan pengunjung meningkat, sehingga kunjungan wisatawan menaik sehingga peluang kerja serta pendapatan bagi masyarakat Pangandaran pun bisa menaiksemoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *