Rupiah Tak Mampu Menguat meskipun Dolar AS Tertekan di Asia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah tipis pada perdagangan Senin pekan ini. Pelaku pasar lebih memilih untuk menahan transaksi dan melihat dampak dari penutupan operasional pemerintahan AS.

Mengutip Bloomberg, Senin (22/1/2018), rupiah di buka di angka 13. 328 per dolar AS, melemah bila dibanding dengan penutupan perdagangan terlebih dulu yang berada di angka 13. 316 per dolar AS.

Mulai sejak pagi sampai siang ini, rupiah bergerak di kisaran 13. 324 per dolar AS sampai 13. 340 per dolar AS. Bila dihitung dari pertama th., rupiah menguat 1, 62 %.

Sedang berdasar pada Kurs Rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jidsor) Bank Indonesia (BI), rupiah dibanderol di angka 13. 334 per dolar AS, melemah tidak tebal bila dibanding dengan patokan Jumat lantas yang berada di angka 13. 331 per dolar AS.

Sesungguhnya dolar AS melemah di lokasi Asia. Pelemahan ini karena penutupan pemerintah AS. Tetapi memanglah, pelemahan itu tidak dalam karna investor lebih pilih menanti serta lihat perubahan di Washington.

Penghentian operasional pemerintahan itu mulai pada Jumat sesudah ke-2 partai, yakni Demokrat serta Republik, tak ada kata setuju dalam perbincangan problem pendanaan kemimigrasian.

Pemerintah negara adidaya ini mesti berhenti beroperasi pada Jumat, 19 Januari 2018. Pemberhentian operasi pemerintah (government shutdown) memanglah tidaklah hal pertama yang berlangsung di AS. Walau demikian, hal yang berlangsung ini pasti juga akan berimbas besar, terlebih dalam bagian ekonomi.

” Pelemahan dolar AS terbatas karna negosiasi masuk ke hari Jumat serta pasar pilih untuk lihat sejauh mana arahnya, ” tutur analis Barclays, Tokyo, Shin Kadota.

” Bila penutupan ini juga akan berjalan lama, jadi butuh diliat lebih dalam efeknya pada perekonoman AS, ” tutur dia.

Gerak Rupiah Selama 2017

Bank Indonesia (BI) mengatakan nilai ganti rupiah dengan rata-rata harian relatif stabil dengan mencatat depresiasi tidak tebal sebesar 0, 60 % ke tempat Rp 13. 385 per dolar AS di 2017.

Gerakan rupiah yang stabil itu di dukung aliran modal asing ke Indonesia yang cukup penting searah dengan perubahan eksternal serta domestik yang positif.

Di bagian eksternal, keadaan pasar keuangan global yang relatif kondusif sudah mendorong aliran modal asing ke negara berkembang, termasuk juga Indonesia.

” Sesaat di bagian domestik, sentimen positif kenaikan kredit rating Indonesia, inflasi yang terbangun, serta tingkat imbal hasil penanaman aset keuangan domestik yang kompetitif adalah aspek yang merubah aliran modal asing ke Indonesia, ” kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi serta Moneter, Dody Budi Waluyo, di Bank Indonesia, Kamis (18/1/2018).

Baca juga: kurs dollar hari ini

Pernah Alami Desakan

Akan tetapi, rupiah pernah alami desakan bersamaan dengan normalisasi kebijakan moneter, meningkatnya harapan kenaikan suku bunga, serta gagasan reformasi pajak di AS.

Pada Desember 2017, rupiah dengan rata-rata harian bergerak relatif stabil atau cuma melemah 0, 24 % (mtm), terlebih di pengaruhi oleh aspek musiman di pasar keuangan domestik, yakni meningkatnya keinginan valas oleh residen untuk kepentingan pembayaran ULN serta import dan ada realisasi keuntungan oleh investor nonresiden.

” Ke depan, Bank Indonesia selalu mewaspadai resiko ketidakpastian keuangan global serta tetaplah lakukan beberapa langkah stabilisasi nilai ganti sesuai sama fundamental dengan tetaplah melindungi bekerjanya mekanisme pasar, ” tutur Dody.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *