Gejala Kanker Serviks akan Muncul di Stadium Lanjut

Gejala Kanker Serviks akan Muncul di Stadium Lanjut, Seorang praktisi kesehatan sekaligus juga seorang spesialis obstetric dan ginekologi bernama Dr I Made Oka Widiabdi Husada SpOG mengatakan sekaligus menjelaskan bahwa kanker serviks akan menimbulkan atau memunculkan beberapa gejala setelah memasuki stadium lanjut, hampir sama QRMA Bandung dengan kanker yang lalin pada fasel awalnya kanker serviks ini tidak menimbulkan gejala apapun, namun setelah masuk ke stadium yang lebih tinggi maka gejala gejalanya pun akan mulai bermunculan. Hal tersebut di katakan langsung oleh Dr Oka pada saat menjadi pembicara pada sebuah Seminar Kesehatan yang bertemakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Prostat dan Kanker Servik di Denpasar pada minggu 10 Oktober 2017 lalu.

Seminar ini diadakan di GBI Rock Lembah Pujian Denpasar, dalam seminar tersebut Dr Oka mengatakan bahwa kanker serviks memang mirip mirip dengan kanker kaner QRMA Bandung yang lainya untuk gejawa awal, untuk gejala awal tidak akan terlalu terlihat, yang paling umum mungkin keputihan namun keputihan ini biasanya terjadi lama dan tidak bisa di sembuhkan menggunakan obat biasa, Pada stadium yang lebih lanjut kanker serviks akan mulai terlihat gejalanya seperti pada saat berhubungan intim akan mengeluarkan darah, dan pada stadium yang lebih tinggi tanpa melakukan apapun darah bisa mengalir begitu saja karena di akibatkan oleh rapuhnya kondisi mulut Rahim.

Dr Oka juga mengatakan sangat miris jika membicarakan kanker serviks di Indonesia, padahal pencegahan dan juga vaksinasi bisa di dapatkan dengan mudah agar tidak terjankit penyakit ini namun ternyata jumlah wanita yang terjangkit kanker ini sangat banyak jumlahnya dan ini membuat beliu miris melihatnya karena pada dasarnya penyakit ini memang benar benar dapat di cegah.

Beliau juga mengungkapkan mengapa kanker mulut Rahim ini bisa menjangkit banyak sekali wanita di Indonesia, salah satu factor utamanya ialah pengetahuan dan juga kesadaran masyarakat yang masih sangat minim, ia juga memberikan solusi agar pemerintah dan juga tim medis harus lebih gencar mengampanyekan masalah kanker serviks ini, bukan hanya itu saja banyak juga mereka yang malu untuk memeriksakan diri ke dokter karena penyakit ini, mau gimanapun pengkampanyean tentang kanker ini harus segera mungkin di gelar agar dapat menekan angka wanita yang terjangkit kanker serviks ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *